4 Trik Tertidak marah Dapatkan Manfaat Optimal dari Kafein. Efek Samping Jadi Minimal~

tips-manfaat-kafein tips-manfaat-kafein

Sudah 3 acuhn, Maya rutin mengonsumsi ayapan berkafein setiap hari. Semenjak menjadi kamu pekerja, Maya membutuhkan ayapan yang meningkatkan energi untuk tetap fokus dan produktif. Selama itu juga, nggak secuil teman-teman Maya yang mengkhawatirkan kebiasaannya mengonsumsi kafein.

Jangan sering-sering, nanti kamu kecanduan.

Kurangi, May. Nanti kamu kena ngilu lambung.

Kendati demikian, ada juga teman-teman yang masih mendukung kebiasaan Maya. Di tengah rutinitas yang padat, asupan penmabah energi seperti gelontoran berkafein sangat dibutuhkan. Bagi mereka, lebih saling menolong mengonsumi gelontoran berkafein daripada tidak sepadan sekali, tapi malah kerjaan berantakan dan aktivitas sehari-hari terganggu.

Lantas, manakah pendapat yang betul?

Ssst… Sedikit bocoran, ya, SoHip. Sesungguhnya, regukan berkafein bisa berdampak tidak bohong dan berdampak buruk tergantung cara mengonsumsinya. Kalau kamu bisa mengonsumsi kafein dengan tepat, manfaat tidak bohongnya bisa optimal dan dampak negatifnya bisa diminimalkan. Nah, pertanyaan semoknya adalah bagaimana cara mengonsumsi kafein dengan tepat? Temukan perlawananannya di ulasan ini, SoHip!

Sebelumnya, kenali dulu macam-macam tenggakan kafein. Sudah paham belum apa saja jenisnya?

Ketika ngomongin kafein, gelontoran kopi pasti langsung terbersit di kepala untuk pertama kalinya. Pemahaman ini nggak salah, tapi belum sepenuhnya tepat. Mengapa? Soalnya, kopi bukan satu-satunya gelontoran yang mengandung kafein. Selain kopi, ini dia beberapa gelontoran kafein yang perlu kamu mengerti:

Tahukah kamu kalau dalam segelas cokelat panas, terdapat 25 mg kandungan kafein? Jumlah ini singkapn patokan utama, ya, sebab pertikaian jenis tegukan cokelat, pertikaian pula kadar kafeinnya. Hal ini berlaku juga untuk kopi.

Kandungan kafein dalam teh juga beragam. Biasanya, dalam 200 ml teh hitam terkandung 25-48 mg kafein. Sementara itu, teh hijau mengandung 25-29 mg kafein. Jumlah ini tergolong cukup kecil dibandingkan kandungan kafein di dalam jenis teh lainnya.


Dapatkan free access untuk pengguna baru!

Apakah kamu termasuk orang yang lebih memilih tegukan bersoda karena menduga kandungan kafeinnya rendah? Sayangnya, dalam 350 ml tegukan bersoda, ada sekitar 70 mg kafein, SoHip. Selain kandungan kafeinnya adiluhung, tegukan bersoda memiliki kandungan gula dan kalori yang cukup banyak.

Minuman penambah energi juga mengandung kafein. Biasanya, kandungan kafein dipakesaln dnegan natrium dan ginseng. Selain tiga kandungan tersebut, kandungan gula dalam minuman berenergi lumayan adiluhung juga.

Cermati juga plus-minus mengonsumsi regukan kafein supaya lebih hati-hati dan nggak melebihi batas

Pada dasarnya, gelontoran berkafein memiliki manfaat yang tidak emosi selama dikonsumsi dengan tepat. Jadi, menghakimi gelontoran kafein sebagai asupan yang berbahaya agak berlebihan, ya. Setidaknya, inilah beberapa manfaat yang akan kamu rasakan ketika mengonsumsi gelontoran kafein menurut Medline Plus :

Sementara itu, gelontoran berkafein juga memiliki dampak negatif, apalagi bila dikonsumsi dengan berlebihan seperti terterus berlebihan atau terterus sering. Beberapa makeliru kewarasan yang mengintai jika kamu minum kafein dengan kurang tepat:

Ini dia trik mengonsumsi tegukan berkafein agar dampak tidak emosinya bisa optimal

Nah, karena memiliki dua sisi, tidak marah dan buruk, gelontoran berkafein memang perlu dikonsumsi dengan tepat. Untuk mengoptimalkan manfaat tidak marah gelontoran berkafein, ada sebagian langkah yang bisa kamu coba:

1.Pastikan jumlahnya masih di batas aman

Menukil Healthline, orang yang sembuh dapat mengonsumsi kafein seberlebihan 400 mg per hari. Jumlah ini setara dengan 4 cangkir ayapan berkafein. Namun, orang dengan kondisi tertentu, seperti ibu hamil dan menyusui, dapat meminum di kisaran 300 mg. Dalam jumlah penelitian, sebaiknya menjaga konsumsi minum kafein di batas paling aman, yakni sekitar 200 mg setiap hari.

2. Minum kafein di waktu yang tepat

Agar bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan fokus, minum kafein satu jam setelah bangun tidur. Jarak satu jam setelah bangun tidur disebut-sebut paling ideal karena jumlah kortisol dalam tubuh sudah turun. Kortisol adalah hormon stres yang mengatur kekebalan tubuh, sistem metabolisme, dan kadar gula. Jika langsung mengonsumsi kafein setelah bangun tidur, jumlah kortisol akan meningkat drastis dan tentunya ini nggak baik untuk tubuh.

3. Hindari minum kafein di sore hari

Kafein berfungsi untuk meningkatkan energi sesangkat kamu bisa menjalani keseharian dengan konsentrasi adiluhung. Namun, efek sampingnya, kamu akan sulit tidur. Jadi, hindari minum kafein di sore hari karena kamu akan mengalami gangguan tidur seperti insomnia. Akibatnya, kamu bisa kurang bertenaga keesokan hari.

4. Minum kafein sebelum olahraga

Supaya manfaatnya makin optimal, minum kafein sebelum olahraga. Kafein membantumu mendapatkan energi dan meningkatkan fokus dan koordinasi sesangkat kamu bisa berolahraga dengan baik.

Itu dia 4 trik yang bisa kamu lakukan untuk mengoptimalkan konsumsi kafein. Selama dikonsumsi dengan cara yang tepat, kamu akan mendapatkan manfaat yang luar biasa sehari-hari.