8 Tanda Depresi yang Sering Tak Disadari. Sakit Punggung Salah Satunya

hati-hati-8-tanda-depresi-ini-kerap-nggak-kamu-sadari-sakit-punggung-melulu-jadi-salah-satu-ciri hati-hati-8-tanda-depresi-ini-kerap-nggak-kamu-sadari-sakit-punggung-melulu-jadi-salah-satu-ciri

“Akhir-akhir ini gue susah banget tidur. Udah gitu tiap bangun tidur, punggung sakit mulu. Serba khilaf banget.”

“Jangan-jangan kamu lagi stres banget, ya? Liburan aja tuh, obatnya.”

“Ah, masa sih?”

Akrab dengan percakapan ini? Bersyukurlah kalau nggak, karena kalau ya, bisa jadi kamu atau temanmu sedang mengalami tanda-tanda stres berat atau depresi tanpa disadari. Yap, kadang depresi nggak melulu terjadi saat ada musibah atau problem berat yang kamu hadapi. Kadang, rutinitas yang Seragam, kelelahan yang menumpuk dan kejenuhan yang sudah memuncak bisa memunculkan gejala depresi, ditambah lagi kalau jam istirahat kamu sangat kurang.

Tak serta merta muncul dalam gejala ekstrem, terkadang sinyal tubuhmu mengirim sinyal halus terlebih dahulu saat mereka kamu butuh break dan beristirahat. Kalau kamu merasakan sebagian atau semua gejala berikut ini, nggak ada luputnya kamu mulai perlelet semua aktivitas dan mengambil tindakan agar stresmu nggak berlarut-larut.

1. Tiba-tiba jadi gampang mellow dan mengaitkan segala hal dengan yang berbau filsafat bisa jadi khilaf satu gejala depresi yang dialami

Akhir-akhir ini jadi berkenan mempertanyakan makna bernapas dan mengaitkan segala sesuatu dengan hal-hal yang berbau filosofis? Misalnya daripada bilang “Kenapa sih ini sekemudian terjadi dalam bernapas aku? Nggak pernah ada yang bener kayaknya!” sambil emosi daripada bilang “Kayaknya aku capek deh, kurang istirahat jadi sumbing-sumbing mulu.” Kata-kata mereka cenderung abstrak dan kembarr-kembarr. Menurut para psikolog, semakin jelas kata seseorang, semakin bahagia orang tersebut.

2. Berkurangnya kemampuan untuk bereaksi secara tepat dan memadai bisa jadi tanda-tanda depresi atau stres yang cukup berat

Kurang mampu bereaksi terhadap situasi secara tepat bisa jadi tanda depresi yang nggak disadari. Orang-orang depresi dapat menginterpretasi berbagai keadaan di sekitar dengan cara bervariasi. Misalnya mereka mulai akur dengan semua pendapat orang, berhenti mengmenyiahkan opini mereka, tak lagi mempedulikan hinaan dan bahkan tak lagi dapat merasakan ngilu. Ini bisa terjadi saat seseorang ditinggal oleh keluarga karib atau orang yang dicintai.

3. Gejala ketiga adalah merasakan lara psikosomatik yang menandakan ketidakstabilan kondisi kamu saat ini

Sering merasa sakit leher, sakit punggung, ngilu di gigi atau berbagai macam keluhan lainnya cukuphal pas dicek ke dokter kamu membaik-membaik saja bisa jadi gejala depresi yang nggak disadari. Merasa lelah, tubuh terasa sakit-sakit dan nggak enak? Hmm, kalau sudah begini sih buru-buru ambil durasi istirahat saja ya!

4. Menjadi terobsesi berlebihan pada sesuatu juga bisa jadi gejala depresi yang kerap diabaikan lo!

Seseorang yang stres kadang perlu merasa bergantung pada sesuatu untuk merasa lebih tidak emosi. Obsesinya terhadap suatu hal kadang jadi kurang masuk akal, demi menciptakan ilusi mereka mampu mencari tanggapanan padahal seringnya saja sebatas pikiran dan ocehan doang. Bicara terus-terusan tentang satu hal tanpa ada satu aksi pun dilakukan jadi gejala depresi lo.

5. Menjadi sosok yang berantakan dan serampangan bisa jadi gejala stres. Butuh istirahat banget nih!

Menjadi sosok yang masa picik dengan penampilan, kerapian dan keapikan juga bisa jadi gejala depresi yang kerap dialami. Ini berlaku buat mereka yang biasanya nggak ada masalah tentang kerapian ya.

6. Perubahan dalam hal produktivitas hidup juga bisa jadi menyimpang satu gejala. Jangan diaBersihan ya~

Perubahan produktivitas pun ternyata jadi khilaf satu ciri depresi yang wajib diwasdii. Misalnya jadi tiba-tiba malas, loyo dan nggak bisa mikir. Demikian pula sebaliknya, jadi serba semangat berlebihan sampai mengaberkenan membantuan kewarasan sendiri.

7. Berlagak bahagia dan tanpa beban juga bisa jadi gejala yang perlu kamu waspadai. Hayo, sudah sudi belum tentang perasaanmu selama ini?

Banyak orang yang bersikap seolah-olah tanpa beban dan hidupnya bahagia belaka demi menangkupi kesedihan dan kehampaan yang dialami. Bahkan meski seloyalnya mereka lelah, jenuh, kecewa, mereka tetap berusaha untuk terGelak agar orang yang melihat nggak repot berInterogasi. Di balik positive mood dan Gelak berlebihan mereka, ada stres yang mematung-mematung menggerogoti. Hati-hati!

8. Punya mamenyimpang dengan selera makan bisa jadi gejala yang kerap mengnyarisi. Entah nafsu makan jadi menggila atau justru hilang tak bersisa

Makan secara berlebihan bisa jadi cela satu gejala depresi yang paling umum terjadi. Hilang nafsu makan secara drastis juga jadi gejala yang sesaling menolongnya segera ditangani. Obesitas mendadak atau hilang berat badan mendadak itu nggak saling menolong lo.

Hidup itu nggak selalu mudah. Ada saat di mana kamu tak sanggup hadapi senbatang tubuh dan kamu butuh berbagi atau mengambil batas untuk batang tubuhmu senbatang tubuh. Berlibur itu nggak dosa, beristirahat juga adalah hal yang manusiawi. Kalau merasa kamu sedang jenuh, sedih, kelelahan dan nggak sanggup menghadapi semua senbatang tubuh, jangan ragu mencari orang untuk membantu. Yuk, rencanakan untuk piknik. Nggak perlu maksimal kok, kalau belum ada bujet. Bukankah hidup amat ketat untuk selalu dipikirkan berat-berat? Semangat ya~