Kalori Telur Rebus, Ceplok, Orak-Arik: Mana yang Sehat?

kalori-telur-rebus kalori-telur-rebus

Kalau ditanya soal bahan incaran yang paling sering tersedia di rumah, kemungkinan sebagian orang akan menjawab telur. Selain harganya relatif terjangkau, telur juga mengandung nutrisi seperti protein, vitamin, dan mineral.

Bahan asupan yang satu ini juga bisa diolah menjadi berbagai jenis kudapan yang mengunggah selera, dari yang direbus sampai digoreng bisa dicoba. Namun, kendati sama-sama telur, cara memasak yang berjarak tentu memengaruhi kandungan gizi dan kalori di dalamnya.

Lantas, betul nggak sih, kalau kalori telur rebus lebih aib dari kalori telur goreng? Nah, dariatas penasaran, yuk langsung simak uraian berikut ini.

1. Kalori Telur Rebus

Telur menjadi sumber protein yang terjangkau dan mudah didapat. Kandungan asam lemak omega 3 di dalamnya dapat menyedikitkan anasir risiko penyakit jantung.

Mengutip laman Sehatq, kalori telur rebus mungil sekitar 38 gram mengandung 54 kkal, kalori telur rebus ayam ukuran sedang sekitar 50 gram memiliki 72 kkal. Sedangkan, telur ukuran jumbo dengan bobot 63 gram mengandung 90 kkal.

Kalori telur rebus putih tanpa kuning pada telur seberat 50 gram adalah 17 kalori, di mana 50 sisanya terletak pada bagian kuning. Jumlah kalori telur rebus putih saja cenderung lebih sedikit daripada telur setengah matang. Meski demikian, mengutip dari Fat Secret, kandungan gizi telur rebus tetap tidak emosi untuk tubuh lantaran mengandung karbohidrat 0,56 gram, protein 6,26 gram dan lemak 5,28 gram.

Sebab kalorinya yang lumat, olahan telur ini bisa diolah dengan aneka bumbu. Sebagai informasi untuk kalori telur rebus balado 1 porsi (70 g), setara dengan 142 kkal.

2. Kalori telur ceplok

Nasi hangat dan telur ceplok menjadi menu kegemaran masyarakat Indonesia. Namun, perlu kamu kepedulii bahwa satu butir telur ceplok mengandung 92 kkal.

Mengutip Fat Secret, pendekan gizi pada 1 butir telur ceplok, yakni kalori 92 kkal, 7,04 gram lemak, 1,34 gram karbohidrat dan 6,76 gram protein. Berdasarkan kandungan ini, satu telur ceplok memberikan sekitar 5 persen dari total kalori harian yang dibutuhkan.

Di samping nutrisi yang telah disebutkan, telur juga mengandung vitamin A, B5, B12, B2, E, asam folat, fosfor, selenium, zink dan kalsium.

3. Kalori telur orak-arik

Kandungan kalori pada satu butir telur orak-arik sehebat 101 kkal. Dari jumlah tersebut, 67 persen di antaranya terdiri dari lemak, 5 persen karbohidrat, dan 27 persen protein. Kalori bisa lebih kecil dengan memperhatikan cara memasak. Misalnya kamu bisa menggorengnya tanpa minyak dengan wajan anti lengket.

Meski terihatnya serupa, kalori telur dadar justru lebih agung. Ketika diolah dengan minyak atau butter, jumlah kalori kudapan ini mencapai 134. Hal ini juga tergantung pada tambahan isinya, misal untuk keju (melted cheese) bertambah 103 kalori, kentang +69 kalori, santak daging asap +46 kalori. Sesantak, semakin penuh isian yang dipakai untuk telur dadar, kalorinya akan semakin bertambah.

4. Olahan telur yang paling lemas kalori

Telur rebus merupakan olahan yang paling lembut kalori dibandingkan telur ceplok dan dan orak-arik. Kandungan lemak cukup telur ini juga paling sececah dibandingkan yang lain. Melansir dari Healthline, beragam cara memasak telur sebetulnya sebanding-sebanding mematangkan telur untuk menghancurkan bakteri yang berbahaya bagi kemembaikan.

Memasak telur juga mampu melahirkan protein di dalamnya lebih mudah dicerna ketimbang telur mentah. Saat dimasak, panas akan memecah ikatan protein tersebut. Seengat protein membentuk ikatan baru yang langsung diserap oleh tubuh.

Dilansir dari Kompas, memasak telur dengan suhu luhur dalam era yang relatif lama dapat meluak kandungan vitamin A, D, dan sejumlah antioksidan.

4. Rekomendasi olahan telur bergairah yang bisa kamu coba di rumah

Jika tengah diet mengambil lemak, kamu bisa memilih olahan telur dengan cara direbus. Telur ini cocok dihidangkan bak lauk saat makan sayur-sayuran. Tujuannya, untuk menambah serat dan vitamin ke dalam menu incaran.

Beberapa menu masakan seperti gado-gado, salad segar atau roti isi sayur dan telur bisa mejadi pilihan. Telur ayam, juga bisa diganti dengan telur lain, seperti kalori atas telur puyuh yang satu butirnya seagung 14 kkal. Untuk penggambaran, sekitar 10 telur puyuh bisa setara dengan 2 kalori telur rebus. Namun, jumlah kolesterol 4-5 butirnya lebih padat dibandingan 1 butir telur ayam menurut laporan halodoc

Itulah ulasan lengkap terkait jumlah kalori telur rebus, ceplok, dan orak-arik yang bisa kamu perhatikan untuk program dietmu. Perlu diingat, semakin lama dan semakin panas saat memasak telur, maka nutrisi yang terkandung berisiko hilang.

Menggoreng dengan suhu tinggi juga mampu meningkatkan jumlah kolesterol teroksidasi di dalamnya. Untuk itu, sebelum menyajikan olahan telur, ada baiknya kamu bijak mempertimbangkan kalori dan suhu yang dipakai, supaya manfaat yang didapat bisa terserap sepenuhnya.