Begini Proses BBM Sampai ke Tangan Konsumen

mengisi bahan bakar mengisi bahan bakar

Bahan bakar minyak adalah cairan yang digunakan sebagai sumber energi untuk menghasilkan panas dan tenaga. Bahan bakar minyak terdiri dari hidrokarbon, yaitu senyawa karbon dan hidrogen yang terkandung dalam minyak bumi, dan biasanya dihasilkan dari proses pemurnian minyak mentah.

Bahan bakar minyak sering digunakan sebagai bahan bakar untuk mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil, seperti mobil, pesawat, dan kapal, serta untuk memasak dan memanaskan rumah.

Perlu diketahui bahwa bahan bakar minyak juga merupakan sumber polusi yang signifikan karena proses pembakarannya dapat mengeluarkan gas-gas beracun ke udara. Oleh karena itu, banyak orang yang berusaha mencari alternatif bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Sumber Asal Bahan Bakar

Sumber bahan bakar minyak adalah minyak bumi, yaitu cairan berwarna hitam atau cokelat yang terdapat di bawah permukaan bumi. Minyak bumi terbentuk dari tumbuh-tumbuhan dan hewan yang hidup jutaan tahun yang lalu dan terkubur di bawah tanah.

Setelah terkubur selama bertahun-tahun, tumbuh-tumbuhan dan hewan tersebut mengalami proses pembusukan yang disebabkan oleh tekanan dan panas yang tinggi di bawah tanah, sehingga menghasilkan minyak bumi.

Minyak bumi kemudian dapat diekstraksi dengan mengebor sumur-sumur di bawah tanah. Setelah diekstraksi, minyak bumi tersebut harus diolah lebih lanjut untuk menghasilkan bahan bakar minyak yang dapat digunakan.

Proses Pembuatan Bahan Bakar Minyak

Untuk mendapatkan sebuah produk akhir yang berupa bahan bakar minyak, tentunya sumber minyak mentah perlu melalui beberapa tahap. Berikut ini adalah tahapan yang harus dilalui dari awal hingga akhir secara garis besarnya:

Penambangan minyak bumi

Penambangan minyak bumi merupakan proses pencarian dan pengeboran sumur-sumur minyak di bawah tanah. Proses ini dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin khusus yang disebut "drilling rig" atau "pengeboran rig".

Pengeboran dilakukan dengan menancapkan batang bor ke dalam tanah sampai mencapai lapisan minyak bumi yang terkandung di bawah tanah. Setelah batang bor sampai pada lapisan minyak bumi, minyak bumi kemudian dikeluarkan dengan menggunakan pompa minyak.

Penambangan minyak bumi bisa dilakukan di darat maupun di laut. Penambangan di darat biasanya dilakukan di daerah-daerah yang memiliki lapisan minyak bumi yang terletak dekat dengan permukaan tanah.

Penambangan di laut biasanya dilakukan di daerah-daerah yang memiliki lapisan minyak bumi yang terletak di dasar laut. Penambangan minyak bumi di laut lebih sulit dibandingkan dengan penambangan di darat karena kondisi lingkungan yang lebih ekstrim dan sulit dijangkau.

Pemurnian Minyak

Pemurnian minyak adalah proses pengolahan minyak bumi menjadi bahan bakar minyak yang dapat digunakan. Proses pemurnian minyak meliputi beberapa tahap, di antaranya:

  • Penyaringan: Tahap pertama dalam proses pemurnian adalah penyaringan, yaitu proses pemisahan minyak bumi dari kotoran dan debu yang terkandung di dalamnya. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan saringan yang berukuran sesuai dengan ukuran partikel yang ingin dipisahkan.
  • Pemisahan: Setelah minyak bumi dibersihkan dari kotoran dan debu, tahap selanjutnya adalah pemisahan. Pemisahan dilakukan dengan menggunakan prinsip-prinsip kimia yang memungkinkan untuk memisahkan komponen-komponen minyak bumi berdasarkan sifat fisiknya. Pemisahan minyak bumi dapat dilakukan dengan menggunakan teknik distilasi atau teknik pemisahan lainnya.
  • Pengklasifikasian: Setelah minyak bumi dipisahkan menjadi komponen-komponennya, tahap selanjutnya adalah pengklasifikasian. Pengklasifikasian dilakukan dengan menggolongkan komponen-komponen minyak bumi berdasarkan jenis bahan bakar yang akan dihasilkan. Misalnya, minyak bumi dapat diklasifikasikan menjadi bahan bakar mobil, bahan bakar pesawat, dan bahan bakar industri lainnya.

Pencampuran

Setelah melalui proses pemurnian, minyak bumi akan diubah menjadi bahan bakar minyak yang siap digunakan. Namun, bahan bakar minyak yang dihasilkan masih harus dicampur dengan bahan-bahan lain sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

Sebagai contoh proses untuk bahan bakar mobil, minyak bumi harus dicampur dengan katalis dan pelarut untuk menghasilkan bahan bakar yang sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan.

Pencampuran bahan bakar minyak dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin khusus yang disebut "blending facility" atau "fasilitas pencampuran". Mesin-mesin ini bisa mencampur bahan-bahan yang berbeda dengan tingkat kepresisian yang tinggi sesuai dengan formula yang telah ditentukan.

Proses Distribusi (Siap Digunakan)

Setelah melalui proses pemurnian dan pencampuran, minyak bumi dapat diolah menjadi berbagai jenis bahan bakar, di antaranya:

  • Bahan bakar mobil
  • Bahan bakar pesawat
  • Bahan bakar kapal laut
  • Bahan bakar Industri

Jumlah ketersediaan minyak mentah atau minyak bumi semakin menipis, untuk itu berbagai alternatif sumber energi yang terbarukan perlu terus di eksplor dan di kembangkan agar dapat diperoleh dan dipergunakan oleh masyarakat dengan mudah.